Valentine’s Day

February 15, 2008 at 2:41 am Leave a comment

menanggapi message dari temen di fs ….nih….. baca ya…

Tahukah Anda asal mula hari kasih sayang (valentine’s day) yang dirayakan setiap 14 Februari itu? Valentine sebenarnya adalah nama seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ketiga. Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut, dan ia bukan satu-satunya. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya.

Namun sayangnya keinginan ini bertepuk sebelah tangan. Para pria enggan terlibat dalam perang. Karena mereka tak ingin meninggalkan keluarga dan kekasihnya. Hal ini membuat Claudius sangat marah, ia pun segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.

Ia berfikir bahwa jika pria tak menikah, mereka akan dengan senang hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius melarang adanya pernikahan. Para pasangan muda menganggap keputusan ini sangat tidak manusiawi. Karena menganggap ini adalah ide aneh, St. Valentine menolak untuk melaksanakannya.

Ia tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini diketahui kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tak bergeming dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin, tanpa bunga, tanpa kidung pernikahan.

Hingga suatu malam, ia tertangkap basah memberkati sebuah pasangan. Pasangan itu berhasil melarikan diri, namun malang ia tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis mati. Bukannya dihina, ia malah dikunjungi banyak orang yang mendukung aksinya. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara.

Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta itu adalah putri penjaga penjara. Sang ayah mengijinkannya untuk mengunjungi St. Valentine di penjara. Tak jarang mereka berbicara selama berjam-jam. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta itu. Ia setuju bahwa St. Valentine telah melakukan hal yang benar.

Di hari saat ia dipenggal,14 Februari, ia menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk gadis itu atas semua perhatian, dukungan dan bantuannya selama ia dipenjara. Diakhir pesan itu, ia menuliskan : “Dengan Cinta dari Valentinemu.”

Pesan itulah yang kemudian merubah segalanya. Kini setiap tanggal 14 Februari orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai hari kasih sayang. Orang-orang yang merayakan hari itu mengingat St. Valentine sebagai pejuang cinta, sementara kaisar Claudius dikenang sebagai seseorang yang berusaha mengenyahkan cinta.

Tradisi Valentine

– Selama beberapa tahun di Inggris, banyak anak kecil di dandani layaknya anak dewasa pada hari Valentine. Mereka berkeliling dari rumah ke rumah sambil bernyanyi.

– Di Wales, para pemuda akan menghadiahkan sendok kayu pada kekasihnya pada hari kasih sayang itu. Bentuk hati dan kunci adalah hiasan paling favorit untuk diukir di atas sendok kayu tersebut.

– Pada jaman Romawi kuno, para gadis menuliskan namanya di kertas dan memasukkan ke dalam botol. lalu para pria akan mengambil sah satu kertas tersebut untuk melihat siapakan yang akan menjadi pasangan mereka dalam festifal tersebut.

– Di Negara yang sama, para gadis akan menerima hadiah berupa busana dari para pria. Jika ia menerima hadiah tersebut, ini pertanda ia bersedia dinikahi pria tersebut.

– Beberapa orang meyakini bahwa jika mereka melihat robin melayang di udara saat hari Valentine, ini berarti ia akan menikah dengan seorang pelaut. Sementara jika seorang wanita melihat burung pipit, maka mereka akan menikah dengan seorang pria miskin. Namun mereka akan hidup bahagia. Sementara jika mereka melihat burung gereja maka mereka akan menikah dengan jutawan.

– Sebuah kursi cinta adalah kursi yang lebar. Awalnya kursi ini dibuat untuk tempat duduk seorang wanita (jaman dahulu wanita mengenakan busana yang sangat lebar). Belakangan kursi cinta dibuat untuk tempat duduk dua orang. dengan cara ini sepasang kekasih bisa duduk berdampingan.

– Pikirkan lima atau enam nama pria (jika anda wanita) atau lima atau enam nama wanita (jika anda pria) yang ingin anda nikahi. Lalu putralah setangkai apel sambil menyebut nama tersebut satu persatu. Anda akan menikah dengan nama yang anda sebut saat tangkai tersebut lepas dari buahnya.

– Petiklah sekuntum bungan dandelion yang tengah mengembang. Tiuplah putik-putik pada bunga tersebut, lalu hitunglah putik yang tersisa. Itu adalah jumlah anak yang akan anda miliki setelah menikah.

– Jika anda memotong sebuah apel pada tengahnya dan menghitung jumlah biji di dalamnya, ini juga bisa menunjukkan jumlah anak yang akan anda miliki setelah menikah.

VS

Hari Valentine (Valentine’s Day), pada 14 Februari merupakan sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di dunia barat. Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk “valentines”. Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar Cupid bersayap. Mulai abad 19 kartu ucapan valentine pun diproduksi secara massal. Diperkirakan, para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine.
Di Jepang, Hari Valentine sudah muncul berkat marketing besar-besaran, sebagai hari di mana para wanita memberi para pria yang mereka senangi permen cokelat. Namun hal ini tidaklah dilakukan secara sukarela melainkan menjadi sebuah kewajiban, terutama bagi mereka yang bekerja di kantor-kantor. Di Indonesia, budaya bertukaran surat ucapan antar kekasih juga mulai muncul. Budaya ini cenderung menjadi budaya populer dan konsumtif karena perayaan valentine lebih banyak ditujukan sebagai ajakan pembelian barang-barang yang terkait dengan valentine seperti kotak coklat, perhiasan dan boneka. Valentine’s Day yang jatuh tiap 14 Februari bermula dari dua versi cerita zaman dulu kalanya dari Ensiklopedia Gereja Nomor 9, karangan A. Heuken SJ. Valentine’s Day berdasarkan kebiasaan musim semi rakyat yang belum Kristen. Tidak ada penjelasan persis soal jenis kegiatan apa yang dilakukan. Namun kegiatan-kegiatan itu sering dikaitkan dengan musim perkawinan burung.
Dalam New Catholic Encyclopedia second edition jilid 14, juga ditegaskan Valentine’s Day kemungkinan menandakan musim kawin para burung. Tidak ada penjelasan detail soal kegiatan apa sebenarnya yang dilakukan saat itu.
Versi kedua, juga berdasarkan Ensiklopedia Gereja Nomor 9, adalah berdasarkan legenda Imam Valentinus di Roma. Dia mengirim ikatan bunga dari kebunnya kepada pasangan-pasangan pengantin yang baru menikah. Legenda ini diperkirakan terjadi tahun 269 Masehi.
Dalam perkembangannya, sejak abad ke-14 di Inggris, Valentine’s Day dirayakan dengan kegiatan berbentuk menukar hadiah dan kartu. Di banyak negara, dirayakan sebagai hari orang yang saling mencintai atau hari kasih sayang. Caranya tetap dengan menukar hadiah atau kartu salam.
Valentine’s Day pun terus berkembang karena terus dipromosikan dan sepertinya ini yang lebih berperan memperbesar gaung dan membudayakannya adalah para pedagang bunga dan penerbit kartu ucapan selamat juga pemilik tempat hiburan yang berharap bisa meraup untung dengan memanfaatkan momen perayaan yang sebenarnya tidak jelas arah dan tujuannya ini kalau untuk kalangan pebisnis ini yang penting kan apa yang mereka jual laris manis gak peduli pembeli dan penikmat acara mereka merayakannya seperti apa dan juga merayakan apa.
Hari Valentine juga dimaknai beragam di kalangan masyarakat ada yang pro bahkan tak sedikit yang kontra khususnya yang memandang bahwa acara perayaan seperti ini tidak jelas jluntrungannya hanya mengumbar kebebasan dan hura-hura. Keberagaman pemaknaan itu yang lebih menggejala adalah yang berwarna negatif. Pemaknaan dari sisi negatif itu yang biasanya condong ke ruang pemaknaan yang lebih sempit. Kasih sayang yang seharusnya untuk seluruh alam dan isinya jadi mengerucut hanya kasih sayang antar pasangan dan pacar sehingga akhirnya kalangan anak-anak muda yang kebanyakan merayakan secara berlebihan dan keblabasan karena memang tidak ada agenda cara yang jelas dan bagaimana cara merayakan hari kasih sayang tsb.

sumber :
http://www.doktertomi.com/2006/02/12/asal-mula-valentines-day/

http://sambelpetisabang.wordpress.com/2008/02/13/ladang-bisnis-yang-manis/

n yang jelas buat aku ada untungnya hari valentine tsb misal nya dapet coklat secara gratiss ( yummiiii……… aku khan suka coklat )

n for last even for lasting, everyday is valentine day karena untuk mengungkapkan kasih sayang ga perlu nunggu tanggal 14 february khan …??

Entry filed under: networking. Tags: .

Tau gag sii kaLo cowo’ itu kadang” nyusahin?? hello world part II

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d bloggers like this: